SEPOTONG SENJA DAN SINOPSIS

Lalu beberapa partikel rapuh dan gelombang elektron disaraf otak ini mulai berkeliaran, 
menjelma untaian dan degup jantung yang sempat rapuh. 
Kiasan diantara seribu tanya, lantas apa yang kelak akan terkisah?
Bukankah episode yang sebentar ini sudah menjawab kisah yang seolah-olah telah menemukan alurnya beberapa tahun silam. Lengkap dengan tokohnya, hanya belum mengerti siapa protagonis ataupun antagonis tersebab selisih masih saja di balut rindu,
 rindu yang mengulang serupa rinai hujan di senja tadi, Rintik yang kaku. 
Tapi tenang saja, sinopsis yang belum usai ini tidak begitu kaku hanya kerap terjebak dalam de javu.
 Seolah kita pernah berbincang sebelumnya 
selepas peraduan senja di suatu waktu yang entah dan misterius.

Komentar

Postingan Populer