DUA DIMENSI
Pertemuan dalam dua dimensi yang berbeda,
Memandang langit yang sama, menebak senyummu yang kaku dari untaian bintang gemintang
Sekilas kita terjebak abad dan masa yang berbeda,
Menyimak tiap kejadian dari pertama hingga langit ketujuh,
Tak ada sepotong kisah yang melukiskan nostalgia kita dari masa silam.
Mungkin masih berserak ntah kapan dan dimana.
Sujudku, serasa beribu tahun sudah menghilang,
Tenang saja, aku masih tak sudi melewatkan tiap detik tanpa mengenang,
dan hatiku masih saja rusuh tiap kueja namamu dalam doa,
Komentar
Posting Komentar