MENANTI RINDU


Asaku bergelut...
Bersama bayu yang mengerling genit
Ingin tenggelam dan lebur
Bersama rerintik hujan menetes lembut
Lalu pecah jauh ke dalam labirin-labirin beku
Kau bukanlah cahaya,
Tapi mata jiwaku tlah dibutakan olehmu
Hampir saja...
Lepaskan aku yang terpendam
Karna dinding-dinding yang rusuh
Tlah lama larut berceloteh
Tak jua hadir...
Masih menanti rindu di sudut hati,
Berapa lama lagikah..???

Komentar

Postingan Populer